Sabtu, 10 Oktober 2015

Tulisan Perilaku Konsumen #2

Kasus dengan contoh soal, penyelesaian, pembahasa/analisis dengan:
1. Metode antrian
2. Peramalan/Forecasting
3. Linear Programing



1. Contoh soal Antrian 

Manajer sebuah Restoran  yang cukup sukses, akhir-akhir ini merasa prihatin dengan panjangnya antrian. Beberapa pelanggannya telah mengadu tentang waktu menunggu yang berlebihan, oleh karena itu manajer khawatir suatu saat akan kehilangan pelanggannya. Analisis dengan teori antrian diketahui, tingkat kedatangan rata-rata langganan selama periode puncak adalah 50 orang per jam (mengikuti distribusi Poisson). Sistem pelayanan satu per satu dengan waktu rata-rata 1 orang 1 menit.


Pertanyaan :

            a. Tingkat kegunaan bagian pelayanan restoran (p) ?

            b. Jumlah rata-rata dalam antrian (nq) ?

            c. Jumlah rata-rata dalam sistem (nt) ?

            d. Waktu menunggu rata-rata dalam antrian (tq) ?

            e. Waktu menunggu rata-rata dalam sistem (tt) ?


Penyelesaian Kasus Antrian dengan Manual :

            Diketahui:       µ (miyu) = 60 orang/jam

                                    ג (Lamda) = 50 orang/jam

            a. Tingkat kegunaan bagian pelayanan restoran (p) ?

                        p = ג / µ = 50 / 60 = 0,8333 = 83,33%

            b. Jumlah rata-rata dalam antrian (nq) ?

                                     ג2                        50 2

                        n q = -----------------  =   -------------------- = 4,1667 orang

                                  µ (µ - ג )        60 (60-50)

            c. Jumlah rata-rata dalam sistem (nt) ?

                        n t =  ג / (µ - ג ) = 50 / (60-50) = 5 orang

            d. Waktu menunggu rata-rata dalam antrian (tq) ?

                                     ג                          50

                        t q = -----------------  =   -------------------- = 0,0833 jam

                                  µ (µ - ג )                     60 (60-50)

                           = 5 menit

            e. Waktu menunggu rata-rata dalam sistem (tt) ?

                t t = 1 / (µ - ג )  = 1 / ( 60 – 50) = 0,1 jam = 6 menit

2. Contoh soal Ramalan/Forecasting 


Ramalan Penjualan
&
Anggaran Penjualan

·         Contoh Kasus :
PT. Sejati Sejahtera ingin membuat ramalan penjualan tahun 2020.adapun data jualan actual selama 4 tahun terakhir sebagai berikut :

Tahun
Penjualan
2016
4,400 Unit
2017
4,000 Unit
2018
3,800 Unit
2019
3,900 Unit
∑
16,100 Unit


Pada Tahun 2020 Perusahaan berencana menjual satu jenis barang dengan harga jual per unit @ sebesar Rp. 100. Harga jual / unit tiap triwulan tahun 2020 mendatang diperkirakan naik 10% daroi triwulan dibelakangnya. Perkiraan jualan triwulan I = 30 %, II = 20 % , III = 20 % dan IV = 30 %.
Berdasarkan data diatas, buatlah ramalan jualan tahun 2020 dengan metode kuadrat terkecil dan susunlah anggaran jualan tiap triwulannya.


Jawab :

·         Ramalan penjualan menggunakan metode kuadrat terkecil.

n
Tahun
Penjualan ( Y )
X
X2
XY
1
2016
4,400 Unit
0
0
0
2
2017
4,000 Unit
1
1
4,000
3
2018
3,800 Unit
2
4
7,600
4
2019
3,900 Unit
3
9
11,700

∑
16,100 Unit
6
14
23,300

                                           n ∑ XY - ∑X ∑Y
                        Cari b :   -----------------------------------
                                           n ∑X2 – ( ∑X )2


b = ( 4 * 23,300 ) – ( 6 * 16,100) / ( 4 * 14 ) – ( 6 ) 2
    =  93,200 – 96,600 / 56 – 36
   = - 3,400 / 20
   = - 170

                    
Cara Cari a = ∑Y / n  -  b   ∑X / n

a   = 16,100 / 4  -  ( - 170 )   6 /4

    = 4025 + 255

    = 4280
                                             
  Jadi persamaan garis lurus metode kuadrat terkecil : a + bX
  Ramalan Penjualan 2020    =  4,280 + ( - 170* 4 )
                                              =   4,280 – 680
                                              =   3,600 Unit.


·         Anggaran Penjualan

Perkiraan Penjualan Triwulan I :
30 % * 3,600 * Rp. 100   =  Rp. 108,000
Perkiraan Penjualan Triwulan II :
20 % * 3,600 * Rp.100    =  Rp. 72,000
Perkiraan Penjualan Triwulan III :
20% * 3,600 * Rp.100     = Rp. 72,000
Perkiraan Penjualan Triwulan IV :
30% * 3,600 * Rp. 100    = Rp. 108,000

Anggaran Penjualan Setahun adalah Rp. 360,000

3. Contoh soal Linear Programming

PT. Sana Group bergerak di bidang percetakan. Perusahaan ini mencetak Antara lain Novel dan Majalah. Seperti percetakan lainnya, bahan utama yang diperlukan adalah kertas dan tinta. Dalam prosesnya juga terbatas oleh waktu yang tersedia. Tentukanlah jumlah novel dan majalah yang harus diproduksi untuk mendapatkan keuntungan maksimum bila diketahui sebuah novel memberi keuntungan Rp.3.000 sedangkan majalah memberi keuntungan Rp.2.000. Persediaan yang ada, yaitu kertas 70 Kg, tinta 40 desiliter dan waktu 90 jam. 
Bahan
Jenis Produksi
Bahan Yang Tersedia
Novel
Majalah
Kertas(Kg)Tinta (desiliter)

Waktu (jam)
2
1
1
1
1
3
70
40
90
Keuntungan (Ribu rupiah)
4
6



Selesaikanlah permasalahan di atas dengan menggunakan metode simpleks dan grafik!

Jawab:

Dari data diatas dapat dilakukan perhitungan secara manual sebagai berikut :

Formulasi Linear Programming :

a.   Variabel Keputusan

Novel = X1

Majalah = X2


b.   Fungsi objektif

Maksimumkan Z = 4X1 + 6X2


c.   Kendala-kendala

2X1 + X2 ≤ 70

X1 + X2 ≤ 40

X1 + 3X3 ≤ 90

X1, X2 ≥ 0

Penyelesaian dengan Metode Simpleks
 
Persoalan diatas dapat dicari pemecahannya dengan menggunakan metode simpleks. Untuk penggunaan teknik simplek maka persoalan terlebih dahulu harus diubah ke dalam bentuk standar :

Maksimumkan        :     Z – 4X1 – 6X2 = 0

Kendala-kendala    :     2X1 + X2 + S1= 70

X1 + X2 + S2 = 40

X1 + 3X3 + S3 = 90
Dasar
Z
X1
X2
S1
S2
S3
Solusi
Rasio
ZS1

S2
S3
10

0
0
-42

1
1
-61

1
3
01

0
0
00

1
0
00

0
1
070

40
90
7040

30
 

Entering variable pada tabel di atas adalah kolom X2 karena -6 pada baris Z adalah nilai begatif terbesar. Baris S3 merupakan leaving variable karena memiliki nilai rasio terkecil, yaitu 30. Oleh karena itu, angka 3 pada entering variable dan leaving variable merupakan nilai pivotnya. Setelah itu didapat persamaan pivot baru dengan membagi nilai yang ada pada baris S3 dengan nilai pivot sebagai berikut:
Dasar
Z
X1
X2
S1
S2
S3
Solusi
Rasio
ZS1

S2
X2
0
1/3
1
0
0
1/3
30

Sehingga tabel baru yang lengkap terlihat sebagai berikut :
Dasar
Z
X1
X2
S1
S2
S3
Solusi
Rasio
ZS1

S2
X2
10

0
0
-25/3

2/3
1/3
00

0
1
01

0
0
00

1
0
2-1/3

-1/3
1/3
18040

10
30
2415

90
 


Setelah mendapatkan tabel baru ternyata didalam baris Z masih terdapat nilai negatif. Untuk itu dilakukan perhitungan seperti diatas. Dimana pada pembuatan tabel baru kolom masuk terdapat pada X1 karena memiliki nilai negatif yang paling besar dan persamaan pivot terdapat pada S2 karena memiliki rasio terkecil.
Dasar
Z
X1
X2
S1
S2
S3
Solusi
Rasio
Z
S1
X1
X2
0
1
0
0
3/2
-1/2
15
Sehingga tabel baru yang lengkap terlihat sebagai berikut :
Dasar
Z
X1
X2
S1
S2
S3
Solusi
Z
S1
X1
X2
1
0
0
0
0
0
1
0
0
0
0
1
0
1
0
0
3
-5/2
3/2
-1/2
1
1/2
-1/2
1/2
210
15
15
25

Jadi, jumlah novel dan majalah yang harus diproduksi adalah 15 dan 25 unit dengan keuntungan maksimum sebesar 210.
 



 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar