Minggu, 27 September 2015

Tulisan Perilaku Konsumen #1

Mengamati perjalanan blogger (sebagai konsumen) pergi ke Singapura

Disini saya akan mengamati pendapat konsumen dari salah satu travel blogger mengenai perjalanannya menuju ke Negara Singapura. Sebelumnya, saya sendiri juga berpengalaman pergi ke singapura menaiki kapal ferry dari kota Batam karena jaraknya yang tidak terlalu jauh kurang lebih hanya 1 jam saja hingga sampai ke Singapur.  Kota Batam adalah kota terbesar di Provinsi Kepulauan Riau dan merupakan kota dengan populasi terbesar ke tiga diwilayah Sumatrasetelah Medan dan Palembang.  Batam merupakan sebuah kota dengan letak sangat strategis. Selain berada di jalur pelayaran internasional, kota ini memiliki jarak yang sangat dekat dengan Singapura dan Malaysia. 

Pertama menuju ke terminal ferry di Batam Centre, penulis mengatakan kepuasan terhadap kondisi terminal ferry di kota batam seperti kutipan berikut “Kondisi terminal ferry Batam Centre termasuk bagus: dengan toko-toko yang menjual souvenir atau kebutuhan lainnya, juga restoran-restoran, semuanya ditata apik dan modern. Kamar mandinya-pun bersih. Suasananya seperti berada di bandara saja” terlihat jelas sang penulis puas akan kebersihan dan kerapihan lokasi terminal tersebut.
                                                                          
Sesampainya disana, kita melewti kantor imigrasi lalu ditanyakan passport dan ditanya tujuan datang ke Singapura sama halnya dengan yang penulis rasakan “Turun dari ferry kemudian melewati konter imigrasi Singapura. Disini ditanyakan lagi passport-nya dan KTP Indonesia, juga ditanyakan tujuan datang ke Singapura untuk apa? Saya jawab: mau melancong, dan tempatnya di Orchard Road. Passport langsung di cap petugas imigrasi yang artinya dipersilahkan untuk melanjutkan masuk negara Singapura.”

Setelah keluar dari kantor imigrasi Singapura, penulis mencari peta untuk menuntun perjalanan di negara tersebut “Map ini sangat penting untuk menuntun perjalanan kami selama di Singapura. Map tersebut sangat gamblang, informatif, dan mudah dimengerti. Inilah salah satu keunggulan dari wisata Singapura” sang penulis menyukai gambaran yang ada di map tersebut karena memang detail dan mudah di mengerti oleh wisatawan asing.

Sama hal-nya dengan saya, disana penulis juga mengunjungi Universal Studio dan berfoto-foto saja tidak masuk wahana. Selain itu, penulis juga berkunjung ke Sentosa Island naik MRT dan berhenti di beberapa stasiun seperti Front Harbour, stasiun Dhoby Ghaut, dan Stasiun Orchard Road.

“Wisata Sehari di Singapura adalah sebuah sensasi, karena bagaima-pun kami telah melakukan perjalanan ke luar negeri! Kalau biayanya dibandingkan antara naik pesawat langsung dari Jakarta ke Singapura dengan melaui kota Batam kemudian naik ferry ke Singapura, sebenarnya tidak berbeda jauh. Cuma saja kalau melalui Batam, kami dapat wisata Batam-nya dan wisata Singapura-nya. Jadi dua-duanya dapat dinikmati. Dan lagi beberapa jenis barang yang dijual di Singapura, ternyata dapat dengan mudah bisa dibeli di Batam dan tentu harga di Batam akan jauh lebih rendah dibandingkan dengan harga Singapura. Nah, kalau naik pesawat langsung Jakarta ke Singapura, tidak akan mendapatkan itu semua”. Saya sependapat dengan sang penulis kalau perjalanan menuju Singapura dari Kota Batam sangat menyenangkan dan murah dan bisa merasakan 2 sensasi di tempat yang berbeda. Dan jika kalian ingin membeli oleh oleh dalam jumlah yang lumayan banyak, bisa beli di toko oleh oleh yang berada di kota Batam. Kualiatas tidak berbeda jauh namun harganya murah karena memakai rupiah.

Dari pengalaman sang penulis selaku konsumen yang saya lihat cukup memuaskan dan tidak jauh beda dengan apa yang saya rasakan. Namun ada beberapa tempat yang tidak saya kunjungi jadi saya tidak bisa mereview nya disini.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar